Esia donasikan Rp500 juta ke Padang
PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), operator layanan telekomunikasi merek Esia, mendonasikan dana sebesar Rp500 juta untuk para korban gempa di Padang dan sekitarnya. Selain itu Esia juga telah menempatkan tim relawan yang berasal dari karyawan Esia di Jakarta, Medan, Pekanbaru, dan Jambi untuk melakukan serangkaian aktivitas sosial, baik di Padang maupun Pariaman sebagai daerah yang banyak mengalami kerusakan fisik maupun korban Jiwa.
Sejauh ini mereka telah membagikan sembako dan berbagai keperluan anak dan wanita di beberapa lokasi di
Padang maupun Pariaman. “Prioritas pertama waktu terjadi bencana adalah keselamatan karyawan dan keberlangsungan jaringan. Alhamdullilah semuanya baik sehingga langkah berikutnya adalah menjaga kualitas jaringan dan sekaligus memberikan bantuan sosial kepada masyarakat,” ujar Direktur Corporate Services BTEL Rakhmat Junaidi dalam keterangan pers kepada kabarbisnis.com, Kamis (8/10/09).
Esia memang memiliki tim tanggap bencana yang dibentuk di setiap regional. Menurut Rakhmat, keberadaan mereka memang dipersiapkan untuk mengatasi persoalan jaringan yang merupakan kebutuhan vital ketika terjadi suatu musibah. Aktivitas mereka tergabung dalam kegiatan BTEL ROCKS (Reaching Out Communities
& Kids), sebuah payung kegiatan social perusahaan. Terbukti langkah antisipasi ini benar-benar bermanfaat ketika terjadi gempa sehingga Esia relatif dapat memulihkan kualitas layanan jaringannya baik ketika terjadi gempa di Tasikmalaya maupun kini di Padang.
Langkah tim tanggap bencana Esia disinergikan pula bersama tim relawan kelompok usaha Bakrie yang tergabung dalam gerakan Bakrie Untuk Negeri. Tim ini juga telah berada di Padang sejak hari Jumat lalu membantu proses evakuasi korban maupun memberikan sumbangan di beberapa tempat. Keseluruhan langkah ini karena Bakrie Telecom sebagai operator yang menjalankan Esia memandang penting Sumatera Barat dalam
perjalanan perusahaan. “Esia hadir belum lama di ranah minang.
Termasuk kota awal pengembangan Esia ketika Esia mulai memperluas wilayah layanan di pertengahan tahun 2007. Respons masyarakat juga sangat positif, kata Rakhmat.



